About Alvian_Danang

Manual Description Here: Ea eam labores imperdiet, apeirian democritum ei nam, doming neglegentur ad vis.

Recent Post

Download Program Tahunan, KI dan KD IPA SMP Kurikulum 2013

Download Program Tahunan, KI dan KD IPA SMP Kurikulum 2013
Program Tahunan, KI dan KD SMP Kurikulum 2013 merupakan salah satu administrasi yang dibutuhkan oleh para guru SMP. Kelengkapan berkas tersebut bisa menjadi salah satu media yang akan sangat membantu pada proses belajar mengajar di SMP (Sekolah Menengah Pertama) terutama pada tahun 2014-2015 saat ini.

PROMESIPASMPKelasVII

PROTAIPASMPKelasVII

PEMETAANIPASMPKelasVII

SKKDIPASMPKelasVII


Read More...

PROTOKOL JARINGAN OSI VS TCP/IP

PROTOKOL JARINGAN OSI VS TCP/IP
PROTOKOL JARINGAN OSI VS TCP/IP

Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetujui berbagai pihak. Seperti halnya kita sebagai bangsa Indonesia yang beragam suku bangsa dan bahasa  maka untuk berkomunikasi memerlukan penerjemah atau satu bahasa baku yang dimengerti dan dipahami oleh kedua belah pihak yaitu bahasa indonesia. Dalam dunia komputer dan telekomunikasi penerjemah identik dengan protocol.

Protokol OSI (Open System Interconnection).
OSI adalah standar komunikasi yang diterapkan di dalam jaringan komputer. Standar itulah yang menyebabkan seluruh alat komunikasi dapat saling berkomunikasi melalui jaringan. Model referensi OSI (Open System Interconnection) menggambarkan bagaimana informasi dari suatu software aplikasi di sebuah komputer berpindah melewati sebuah media jaringan ke suatu software aplikasi di komputer lain. Model referensi OSI secara konseptual terbagi ke dalam 7 lapisan dimana masing-masing lapisan memiliki fungsi jaringan yang spesifik. Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.

Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawab secara khusus pada proses komunikasi data. Misalnya, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung.
Setiap lapisan dalam osi layer  memiliki tugas yang berbeda satu sama lain. Berikut masing- masing tugas dari tiap lapisan:

7. Aplication Layer : Lapisan ke-7 ini menjelaskan spesifikasi untuk lingkup dimana aplikasi jaringan berkomunikasi dg layanan jaringan. Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya. Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan.
Protokol yang berada dalam lapisan ini :

·         HTTP (Hyper Text Transfer Protocol )
Protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dan web dalam sebuah web browser, melalui www. HTTP juga merupakan protokol yang meminta dan menjawab antar klien dan server.

·         FTP (File Transfer Protokol)
Protokol internet yang berjalam dalam layer aplikasi yang merupakan standar untuk mentransfer file computer antar mesin-mesin dalam sebuat jaringan internet.

·         NFS (Network File system)
Jaringan protokol yang memungkinkan pengguna di klien komputer untuk menngakses file melalui jaringan dengan cara yang sama dengan bagaiman penyimpanan lokal yang diaksesnya.

·         DNS (Domain Name System)
Protokol yang digunakkan untuk memberikan suatu nama domain pada sebuah alamat IP agar lebih mudah diingat.

·         POP3 (Post Office Protocol)
Protokol yang digunakan untuk mengambil mail dari suatu mail transfer agent yang akhirnya mail tersebut akan di dowbload kedalam jaringan local.

·         MIME (Multipurpose Internet Mail Exension)
Protokol yang digunakan untuk mengirim file binary dalam bentuk teks.

·         SMB (Server Messange Block)
Protokol yang digunakan untuk mentransfer server-server file ke DOS dan Windows.

·         NNTP (Network News Transfer Protocol)
Protokol yang digunakan untuk menerima dan mengirim newsgroup.

·         DHCP (Dynamic Configuration Protocol)
Layanan yang memberikan no IP kepada komputer yang meminta nya secara otomatis.

6. Presentation Layer :
Lapisan ke-6 ini berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini :

·         TELNET
Protokol yang digunakan untuk akses remote masuk ke suatu host, data berjalan secara lain teks.

·         SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
Salah satu protokol yang biasa digunakan dalam pengiriman e-mail di internet atau untuk mengirimkan data dari komputer pengirim e-mail ke server e-mail penerima.

·         SNMP (Simple Network Management Protocol)
Protokol yang digunakan dalam suatu manajemen jaringan.

5. Session layer :
Lapisan ke-5 ini berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
Protokol yang berada dalam lapisan ini :

·         NETBIOS
Berfungsi sebagai penyiaran pesan maksud nya memungkinkan user mengirim pesan tunggal secara serempak ke komputer lain yang terkoneksi.

·         NETBEUI (NETBIOS Extended User Interface)
Berfungsi sama dengat NETBIOS hanya sedikit di kembangkan lagi dengan menambahkan fungsi yang memungkinkan bekerja dengan beragam perangkat keras dan perangkat lunak.

·         ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol)
Berfungsi protokol ini memantau aliran datadiantara dua komputer dan untuk memeriksa aliran data tersebut tidak terputus.

·         PAP (Printer Access Protocol)
Berfungsi printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk dan untuk mengendalikan bagaimana pola komunikasi antar node.

·         SPDU (Session Protokol Data unit)
Berfungsi mendukung hubungan antara dua session service user.

·         RCP

4. Transport layer :
Lapisan ke-4 ini berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
Protokol yang berada dalam lapisan ini :

·         TCP (Trasmission Control Protocol)
Protokol yang menyediakan layanan penuh lapisan transport untuk aplikasi.

·         UDP (User Datagram Protocol)
Protokol connectionless dan proses-to-procces yang hanya menambahkan alamat port, cheksum error control dan panjang informasi data pada layer di atasnya.

3.      Network layer :
Lapisan ke-3 ini berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.
Protokol yang berada dalam lapisan ini :

·         IP (Internetworking Protocol)
Mekanisme transmisi yang digunakan untuk menstransportasikan data dalam-dalam paket yang disebut datagram.

·         ARP (Address Resulotion Protocol)
Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat IP berdasarkan alamat fisik dari sebuah komputer.

·         RARP (Reverse Address Resulotion Protocol)
Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat fisik melalui IP komputer.

·         ICMP (Internet Control Message Protocol)
Mekanisme yang digunakan oleh sejumlah host untuk mengirim notifikasi datagram yang mengalami masalah pada hostnya.

·         IGMP (Internet Group Message Protocol)
Protokol yang digunakan untuk memberi fasilitas message yang simultan kepada group penerima.

2. Data-link layer :
Lapisan ke-2 ini berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
Protokol yang berada dalam lapisan ini :

·         PPP (Point to Point Protocol)
Protokol yang digunakan untuk point to point pada suatu jaringan.

·         SLIP (Serial Line Internet Protocol)
Protokol yang digunakan untuk menyambung serial.

1. Physical layer :
Lapisan ke-1 ini berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.
Di layer ini tidak mempunyai protokol yang spesifik,namun layer ini  bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem, pada layer ini hanya mengirimkan bit bit data.

Protokol TCP/IP
Selain referensi model arsitektur protokol OSI, ada model arsitektur protokol yang umum digunakan yaitu TCP/IP (Transfer Control Protokol/Internet Protocol). Arsitektur TCP/IP lebih sederhana dari pada tumpukan protokol OSI, yaitu berjumlah 5 lapisan protokol. ada beberapa lapisan pada model OSI yang dijadikan satu pada arsitektur TCP/IP.

Beberapa protokol yang banyak dikenal adalah FTP (File Transfer Protocol) yang digunakan pada saat pengiriman file. HTTP merupakan protokol yang dikenal baik karena banyak digunakan untuk mengakses halaman-halaman web di Internet.
Berikut penjelasan lapisan layanan pada TCP/IP :

Application layer, menyediakan komunikasi antar proses atau aplikasi pada host yang berjauhan namun terhubung pada jaringan.

Transport layer (End-to-End), menyediakan layanan transfer end-to- end. Lapisan ini juga termasuk mekanisme untuk menjamin kehandalan transmisi datanya. Layanan ini tentu saja akan menyembunyikan segala hal yang terlalu detail untuk lapisan di atasnya.

Internetwork layer, fokus pada pemilihan jalur (routing) data dari host sumber ke host tujuan yang melewati satu atau lebih jaringan yang berbeda dengan menggunakan router.

Network Access/Data link, mendefinisikan antarmuka logika antara sistem dan jaringan.

Physical layer, mendefinisikan karakteristik dari media transmisi, pensinyalan dan skema pengkodean sinyal

Standarisasi masalah jaringan tidak hanya dilakukan oleh ISO saja, tetapi juga diselenggarakan oleh badan dunia lainnya seperti ITU (International Telecommunication Union), ANSI (American National Standard Institute), NCITS (National Committee for Information Technology Standardization), bahkan juga oleh lembaga asosiasi. profesi IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) dan ATM-Forum di Amerika. Pada prakteknya bahkan vendor-vendor produk LAN ada yang memakai standar yang dihasilkan IEEE.

Prinsip Kerja OSI Layer vs TCP/IP serta Perbedaan dan Persamaannya
Persamaan Model OSI dan TCP/IP :

  1. Keduanya memiliki layer (lapisan).
  2. Sama - sama memiliki Application layer meskipun memiliki layanan yang berbeda.
  3. Memiliki transport dan network layer yang sama.
  4. Asumsi dasar keduanya adalah menggunakan teknologi packet switching.
  5. Dua-duanya punya transport dan network layer yang bisa diperbandingkan.
  6. Dua-duanya menggunakan teknologi packet-switching, bukan circuit-switching ( Teknologi Circuit-Switching digunakan pada analog telephone).

Perbedaan Model OSI dan TCP/IP :

  1. TCP/IP menggabungkan presentation dan session layers kedalam application layers.
  2. TCP/IP menggabungkan OSI-data link dan physical layers kedalam network access layer.
  3. TCP/IP Protocol adalah standar dalam pengembangan internet.

Prinsip Kerja OSI Layer :
Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya data tersebut harus melewati ke-tujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer aplikasi sampai physical layer, kemudian di sisi penerima, data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. Dari masing-masing layer mempunyai tugas tersendiri demi kelancaran data yang akan dikirimkan. Berikut adalah deskripsi singkat beberapa tugas dari masing-masing layer dari layer application sampai physical.

Prinsip Kerja TCP/IP :

  • Untuk memindahkan data antara dua komputer yang berbeda dalam suatu jaringan yang terdiri dari banyak komputer, dibutuhkan alamat tujuan dan perantara untukmemindahkan sinyal elektronik pembentuk data secara aman dan langsung.
  • Internet menggunakan protokol untuk menjamin sampainya data secara aman di tempat tujuan.

  • Saat seorang pengguna Internet mengirim sekelompok teks ke mesin lain, TCP/IP mulai bekerja. TCP membagi teks tersebut menjadi paket-paket data kecil, menambahkan beberapa informasi (dapat dianggap sebagai pengiriman barang), sehingga computer penerima memastikan bahwa paket yang diterimanya tidak mengalami kerusakan sepanjang pengiriman. IP menambahkan label yang berisikan informasi alamat pada paket tersebut.


  •  Deretan paket-paket TCP/IP berjalan menuju tujuan yang sama dengan menggunakan berbagai jalur yang berbeda. Sebuah perangkat khusus yang disebut router dipasang di titik persimpangan antar jaringan dan memutuskan jalur mana yang paling efisien yang menjadi langkah berikut dari sebuah paket. Router membantu mengatur arus lalu lintas di Internet dengan membagi beban, sehingga menghindari kelebihan beban pada suatu bagian dari sistem yang ada.


  • Saat paket-paket TCP/IP tiba di tempat tujuannya, komputer akan membuka label alamat IP lalu menggunakan daftar pengiriman yang ada pada paket TCP untuk memeriksa apakah ada kerusakan paket yang terjadi selama pengiriman, dan menyusun kembali paket-paket tsb menjadi susunan teks seperti aslinya. Saat komputer penerima menemukan paket yang rusak, komputer tsb akan meminta komputer pengirim untuk mengirim salinan baru dari paket yang rusak.


  • Sebuah perangkat khusus yang disebut gateway memungkinkan beragam tipe jaringan yang ada di horison elektronik untuk berkomunikasi dengan Internet menggunakan TCP/IP. Gateway menerjemahkan protokol asli jaringan komputer tersebut menjadi TCP/IP dan sebaliknya.


  • Bagi seorang pemakai, Internet hadir seperti jaringan global raksasa yang tidak terbatas, yang langsung merespon jika diminta. Komputer, gateway, router, dan protokol yang membuat ilusi ini bekerja.

Daftar Pustaka
http://agungmahendra11.blogspot.com/2011/03/prinsip-kerja-osi-layer-vs-tcpip-serta.html
metafour jaringan computer, ahmad rizal syafrudin
http://www.diarypc.com/2014/01/pengertian-7-osi-layer-dan-tcpip.html
Read More...

Adobe Photoshop CS3 Free Download

Adobe Photoshop adalah Software (Perangkat Lunak) buatan Adobe Systems yang digunakan untuk pengeditan foto/gambar, termasuk pembuatan efek grafis.

Adobe Photoshop sering digunakan oleh Fotografer Digital dan Perusahaan Iklan (Advertising).

Ada banyak versi Adobe Photoshop, seperti : versi 5.5, versi 7.0, hingga versi kedelapan disebut Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan Photoshop CS2, versi kesepuluh Adobe Photoshop CS3, kemudian versi kesebelas Adobe Photoshop CS4.


Keunggulan Adobe Photoshop

·     Lebih familier dan mudah digunakan dibanding software editing gambar selevel Adobe Photoshop.
·     Fasilitas editing gambar hingga efek variasi gambar lebih lengkap.
·     Bisa menyimpan dalam berbagai format dengan berbagai kualitas gambar beserta resolusi dan ukurannya.
·     Bisa untuk memanipulasi/merekayasa foto, misalnya mengganti background, dll untuk kebutuhan positif.
·     Selain untuk editing foto, sangat bagus juga untuk pembuatan produk lain, seperti banner atau spanduk, kartu nama, dll.
·     Fasilitas efek bisa ditambah lagi, yang didapat dari download pada situs resminya.
·     File hasil editan bisa disimpan dalam format JPG dengan kualitas bagus.

Kelemahan Adobe Photoshop
·     Kurang bagus untuk pembuatan desain majalah atau cetak brosur dengan banyak teks, karena tidak bisa membuat paragraf tulisan dengan sempurna.
·     Ukuran penyimpanan file relatif besar bila terdapat banyak layer dan ukuran gambar yang besar.
·     Proses cetak dalam ukuran kertas pada umumnya, atau ukuran kertas yang besar relatif lebih sulit.
·     Akan lebih rumit ketika mengedit gambar dari banyak layer yang digabung, sebab setiap mengedit satu bagian harus di klik dulu layer yang dimaksud. Ini membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding software lain yang bisa untuk mengedit dari banyak gabungan gambar tanpa kesulitan.

Format Penyimpanan Adobe Photoshop
·     PSD (namafile.psd) : Format Project Adobe Photoshop. Bisa diedit lagi kapan pun kita mau. Ini belum file utuh dalam satu bagian. Jadi, setiap layer masih terpisah-pisah dari hasil editan yang ada.
·     JPG (namafile.jpg) : Format gambar pada umumnya. Bisa digunakan sebagai wallpaper komputer maupun HP kita. Atau untuk keperluan dicetak layaknya foto pada umumnya.
·     BMP (namafile.bmp) : Format gambar yang lebih besar. Ukuran filenya relatif lebih besar dibanding JPG. Biasanya file ini untuk editing video.
·     PNG (namafile.png) : Format gambar dengan background transparant. Biasanya untuk dimasukkan pada software lain untuk variasi, maupun untuk gambar sebuah situs di internet.

·     File dalam HTML (File – Save for Web & Devices) : Untuk gambar situs offline.

untuk filenya dapat didownload disini Adobe Photoshop CS3
Read More...

Ini cuma soal WAKTU, U’ll Sorry!!!


Ini Cuma soal waktu, bisik Teguh pada dirinya sendiri
Lelaki itu memandang angka yang berderet di rekeningnya dengan sumringah. Sejak memutuskan menjual motor kesayangannya dan memulai mendirikan jasa kurir lima tahun yang lalu, sekarang dia mulai menikmati hasilnya
Sebagai pengusaha muda, dia hampir memiliki apapun yang lima tahun yang lalu hanya di bayangkannya sebagai mimpi. Sebuah ruko di kawasan cukup strategis di Jakarta, rumah pribadi, mobil pribadi, rekening yang cukup gendut tersimpan aman di bank, beberapa kertas piutang yang tinggal menunggu waktu untuk di cairkan, beberapa anak buah yang kapanpun bisa di perintahkan untuk sekedar memijat punggungnya yang pegal atau mengambilkan sesuatu yang dia butuhkan.
“Teguh Iman Santosa”, dia membaca judul besar sampul tabloid wirausaha terbitan bulan lalu yang dipajang didinding ruangannya, ”Memulai Bisnis dari nol!”. Di sampul tabloid yang di bingkai rapi itu, terpampang foto dirinya dengan pakaian rapi dan berdasi, senyumnya lebar, tangan kanannya mengacungkan jempol.
Lalu dia tertawa sendiri – dengan suara yang keras dan perasaan yang puas. Dia seolah ingin menertawakan nasibnya di masa lalu, semacam dendam yang tertahan dan ingin dia tuntaskan.
Sekitar lima tahun yang lalu Teguh bukan siapa-siapa. Teguh hanya sarjana ekonomi lulusan sebuah universitas swasta di Bandung yang – seperti sarjana-sarjana medioker lainnya – begitu sulit mendapatkan pekerjaan. Berbekal motor bututkesayangan, satu-satunya hadiah dari orangtuanya sebelum dia diultimatum untuk mencari makan sendiri, Teguh menyusuri jalanan-jalanan kota Bandung menawarkan beberapa lembar CV dan surat lamaran kerja. Jika senja tiba, dan dia pulang dengan rasa kecewa di dada karena hampir semua tepat kerja yang ia datangi menolaknya, dia singgah d sebuah warung nasi di depan rumah kosnya. Berbasa-basi kepada bapak penjaga warung, membual tentang proyek besar yang sedang dia kerjakan, lalu berusaha berutang lagi.
“Kasbon terus!”sindir bapak penjaga warung.
“Jangan gitu dong, pak. Tadi saya lupa ke ATM!” bualnya.
“Kemarin salah pake celana dan dompetnya di celana yang satunya lagi, sekarang lupa ke ATM. Besok apalagi?” Bapak penjaga warung mulai kesal dengan alasan-alasan Teguh.
“Ini serius, Pak. Besok proyek saya pasti cair uangnya. Besok pasti saya bayar semua, sekalian saya kasih bonus buat bapak!”gayanya selangit. Begitu meyakinkan sehingga bapak penjaga warung bersedia memberinya hutangan lagi.
Teguh tersenyum senang. Dia menang. Tanpa menunggu lama ia melahap makanan yang telah tersedia di hadapannya.
***
Teguh mengenang masa-masa itu dengan senyum puas. Dia tertawa sinis pada waktu, nasib suramnya di masa lalu. Kini, pikirnya di dalam hati, ia bisa membuat puluhan warung makan kalau perlu. Dan ia bisa datang kapan saja ke warung makan itu untuk dilayani sebagai raja. Ini cuma soal waktu, katanya sekali lagi.
“Agus!”Teguh berteriak memanggil pesuruhnya di kantor.
Aguh tergopoh-gopoh menghampiri teguh d ruangan pribadinya. ”Iya Bos? Ada apa Bos?” Agus yang berpawakan lebih besar dari teguh menghadap bosnya dengan wajah yang siap siaga.
Teguh tersenyum puas, ”Bikinin aku kopi dan belikan rokok,” perintahnya jelas.
“Siap bos!”
Teguh menyorongkan selembar uang lima puluh ribu,”kembaliannya buat elu!”.
Agus tersenyum lebar, ”Siap Bos!” katanya, ”Makasih banyak Bos!”.
Teguh mengangguk-angguk.
Setelah Agus pergi meninggalkan ruangannya, Teguh membetulkan posisi duduk. Dia memeriksa beberapa berkas laporan keuangan dan laporan performa perusahaan yang beberapa jam lalu dilaporkan sekertarisnya. Berdasarkan rapat manajemen pagi tadi, seluruh managernya merekomondasikan agar perusahaan jasa kurir miliknya membuka cabang baru di Bandung. “Kita sudah jadi raja di Jakarta,” kata Iwan, manajer operasional, dalam rapat manajemen pagi tadi, ”Saatnya ekspansi ke Bandung, Bos! Kalau Bos setuju, dalam waktu dekat segera kita eksekusi pembukaan cabang baru di sana.”
Dia membolak-balik sebuah proposal pembukaan cabang baru di kota yang begitu akrab dalam ingatannya: Bandung. Kota itu bukan hanya tempatnya bertumbuh – begitu banyak kenangan yang dia tinggalkan di sana. Yang baik dan buruk. Pagi tadi dia belum memutuskan apakah dia setuju membuka cabang baru di Bandung atau tidak, masih ada yang mengganjal dalam pikirannya. Sebuah nama yang begitu ia ingat: Susi.
***
Ia teringat perempuan itu, mantan kekasih yang lima tahun lalu telah mencampakkan dan menjejakkan luka dalam di hatinya. Mereka berpacaran sejak mahasiswa dan berjanji sehidup semati – Teguh sangat mencintai Susi, begitu juga sebaliknya, tetapi setelah keduanya sama-sama diwisuda dan menjadi sarjana, Susi segera mendapatkan pekerjaan di salah satu bank perkreditan rakyat sementara teguh tak kunjung mendapatkan pekerjaan.
Sejak itu, setiap mereka kencan, Susi yang mentraktir. Bahkan kadang-kadang memberi uang bensin. Sejak menjadi sarjana, Teguh belum juga punya pekerjaan tetap sementara orangtuanya telah memutuskan untuk tidak mengirimkan uang apapun lagi. Akhirnya Teguh hanya mengandalkan jasa desain amatiran yang tak datang setiap hari. Bahkan kalau sedang terdesak, Teguh terpaksa meminjam uang dari Susi.
Sebulan dua bulan mereka masih romantis dan Susi masih bersedia menanggung biaya operasional hubungan mereka. Tetapi di bulan ketiga, hubungan mereka mulai terganggu. Teguh tak juga dapat kerja, sementara Susi merasa tidak sanggup lagi meneruskan hubungan mereka jika Teguh terus menerus menanggur.
“Aku udah nggak tahan lagi sama kamu! kata Susi suatu ketika.
Teguh hanya diam, ia sadar posisinya serba salah.
“Kamu laki-laki yang ngga bisa diandalkan! Aku ngga yakin masa depanku sama kamu akan baik-baik saja!” nada susi mulai berubah, meninggi.
“Ini cuma soal waktu.” Teguh berusaha meyakinkan Susi, ”Barangkali sekarang aku memang lagi susah, tapi aku terus berusaha, Ini cuma soal waktu!”
“Aku bosan menunggu!” kata Susi, ”Aku bosan berharap pada orang yang masa depannya ngga jelas kayak kamu! Lebih baik kita putus dan kita nggak usah ketemu lagi!”
Teguh sama sekali tak menyangka kekasihnya akan sanggup mengatakan semua itu. Kemana Susi yang selama ini begitu mencintainya? Kemana Susi yang begitu pengertian?
“Tapi kita sudah berjanji sehidup-semati! Kamu juga sudah janji mau jadi ibu untuk anak-anakku!” Teguh berusaha mengingatkan janji mereka berdua di bawah pohon kersen di belakang kampus – saat hari beranjak senja.
“Persetan dengan semua itu!” bentak Susi ”Terus kamu mau ngasih makan aku pake apa? Pake cinta? Pake batu? Heh?”
Teguh tak bisa berkata apa-apa lagi. Kenyataannya dia memang tengah terpuruk soal keuangan. Tetapi, mengapa Susi begitu cepat berubah? Bukankah dulu dia berjanji meskipun dalam kondisi tersulit sekalipun mereka tak akan berpisah?
“Aku memang sedangg sulit” suara teguh datar, ”Tetapi ini cuma soal waktu, aku yakin itu. Aku heran kenapa kamu berubah drastis seperti ini? Bukankah kamu selalu bilang kita akan selalu bersama dalam kondisi terburuk sekalipun? Kalau kamu keberatan mngeluarkan uang saat kit bertemu, kamu tak perlu. Kita tak usah bertemu di mal atau di tempat makan mewah, kan? Bukankah dulu juga kita biasa mengobrol di taman atau jajan di pinggir jalan? Aku juga tak pernah memintamu mengeluarkan uang untukku. Kalau kamu nggak mau dan keberatan, aku tak apa-apa” Teguh berusaha mempertahankan hubungan mereka.
“Kamu nggak mikir, ya? Apa kata temen-temen kerjaku kalau lihat aku jajan di pinggir jalan? Apa kata mereka kalau tahu aku pacaran di taman? Sama orang lusuh kayak kamu? Huh!” nada Susi terdengar sinis.
Deg! Tiba-tiba Teguh merasa sudah tahu apa alasan Susi sesungguhnya dari semua perbincangan ini. Begitu sakit ia mendengarnya. Teguh tak pernah menyangka Susi akan berubah seperti ini.
“Aku mau kita udahan!” Susi tiba-tiba memutuskan. “Titik!” Lalu perempuan itu pergi meninggalkan Teguh
Di ujung jalan, Teguh melihat Susi menyetop taxi. Perempuan itu terburu-buru membuka pintu dan segera meninggalkan Teguh yang tak diberi kesempatan untuk berkata-kata lagi.
Aku tak tahu harus berkata apa kau tinggalkan diriku di dalam asa jika waktu yang berputar tak kembali lagi, ini jadi satu ironi dan mengapa kau lelah dalam langkah resah, gelisah, menyerah, sudahlah… sudah, tak perlu banyak rima ini bukan pertama kurasa hal yang sama
Shakespeare menangis, dalam sudut kecewa Dewi cinta terjatuh merana dalam luka terkubur dalam detik yang berputar bercampur dengan udara, yang tak terdengar tak hanya cewek yang ingin dimengerti bukan hanya cowok yang ingin dicintai Jika waktu yang berputar tak kembali Apa arti sayang bila sudah tak berarti.
Seminggu, dua minggu, sebulan, sejak kejadian itu mereka tak pernah bertemu lagi. Teguh berusaha mnghubungi Susi tetapi tak pernah bisa. Teguh mendatangi rumah kos Susi tetapi ternyata sudah pindah. Teguh berusaha menelpon ke rumah Susi di Bekasi tetapi keluarganya tak memberikan sedikitpun informasi. ”Ini siapa? Teguh?” suara seorang ibu di balik telepon, ”Susi nggak ada! jangan menghubungi ke sini lagi. Susi sudah nggak mau lagi berhubungan sama kamu!”.
Baru di bulan kedua. Teguh tau semuanya mengapa Susi menjadi begitu cepat berubah dan begitu tega mencampakannya. Seorang teman memperlihatkan selembar undangan pernikahan yang memuat nama mantan kekasihnya itu. Susi Lestarini. Perempuan itu ternyata memutuskan menikah dengan atasan di tempat bekerja. Pria yang barangkali memang lebih mapan, lebih sejahtera, dan menjanjikan hidup yang bahagia – manajer sebuah bank perkreditan rakyat di tempat Susi bekerja. Lamat-lamat dia mendengar suara itu di dalam ingatannya, suara Susi, mantan kekasihnya. ”Kamu laki-laki yang nggak bisa di andalkan! Soal masa depan, aku ngga bisa berharap apa-apa dari laki-laki seperti kamu! Sementara banyak orang lain yang menawarkan masa depan lebih baik kepadaku! Lebih baik kita putus, udahan sampai di sini!”
Ada sesak di dadanya, tiba-tiba tertahan. Cinta yang gagal percaya pada dirinya sendiri. Menggumpalkan kekuatan asing yang tiba-tiba menampar harga dirinya, menggali lubang nyeri di hatinya. Ini soal waktu, kata Teguh dalam hati, suatu saat kamu akan tahu!
***
Teguh menghela napas panjang. Apa kabar Susi sekarang? Tanyanya dalam hati. Dua tahun yang lalu seorang teman yang menemuinya di Jakarta menceritakan bahwa Susi kini telah di karuniai seorang anak perempuan. Tetapi dia telah menjadi janda. Suaminya menduakannya dengan perempuan lain dan Susi tak terima. Dia memilih bercerai dan menjadi orang tua tunggal bagi anak perempuannya. Konon, dia masih tinggal di Bandung dan brhenti dari pekerjaan yang lama.
Tapi, apa kabar Susi sekarang? Pertanyaan itu masih tersisa.
Teguh mengangkat telepon di ruang kerjanya. Lalu menekan beberapa nomor. ”Halo, Iwan?” Teguh mulai bicara, suara di seberang telepon menjawab sopan dan mengiyakan. “Kita jadi buka cabang di Bandung!” sambung Teguh, pendek.
Suara di seberang telepon mengungkapkan kegembiraannya. Teguh menangguk-angguk ”Segera eksekusi minggu depan,” suara Teguh mantap, ”Urusan tempat, perizinan, dan lainnya segera atur dan serahkan laporannya ke saya maksimal dua minggu sejak hari ini.”
Suara di seberang telepon mengungkapkan kesiapannya. Tetapi dia bertanya-tanya mengapa Teguh menjadi begitu bersemangat?
“Jangan banyak bicara, pokoknya segera urus!” Teguh tak mau membagi alasannya ”Kalau cabang baru itu sudah siap beroperasi, saya akan berkantor di Bandung!”
Teguh menutup teleponnya. Ia tersenyum lebar. Ia tahu Bandung kini telah menjadi kota lautan alamat, bukan lagi lautan api, tetapi dia hanya tertarik dengan satu alamat: Susi. Hanya satu hal yang ingin dia katakan kepada perempuan itu: Ini cuma soal waktu dan seharusnya kamu menunggu!
***
Teguh beranjak dari tempat duduk. Dia segera meninggalkan ruangannya, Agus sedang mengaduk kopi di sudut ruangan, Teguh melirik ke arahnya. Agus tersenyum ”Ini kopinya, Bos. Sebentar lagi”
“Buat elu aja!” jawab Teguh.
Seorang laki-laki bertubuh tegap membukakan pintu bagi tuannya sambil membungkukkan badan dan tersenyum. Teguh membalasnya dengan menganggukkan kepala. Di luar, sebuah mobil mewah miliknya terparkir dan dia berjalan mendekatinya. Ini cuma soal waktu, kata Teguh dalam hati, seharusnya dia menunggu!
Di kilometer pertama, Teguh memacu mobilnya dengan seluruh perasaan bangga di dadanya. Sebuah lagu, U’ll Sorry, mengalun memanjakan lekuk daun telinganya…
Telah kuberikan semua kasih dan cintaku namun kau lepas aku… pastikan dirimu, kau akan sesali, you’ll be sorry… you’ll be sorry… you’ll be sorry…
Aku terpejam dan coba rasakan lagi saat waktu jadi sahabat yang berarti Kita saling berbagi, saling mengerti, saling memuja, saling cinta, saling coba memahami.
Ada beda, ada ragu, ada hati, ada cumbu, ada rayu yang kini telah lalu kau kini, jalani waktu jalani hari Baby please, I know some day u’ll be sorry…
Telah kuberikan semua kasih dan cintaku namun kau lepas aku… pastikan dirimu, kau akan sesali, you’ll be sorry… you’ll be sorry… you’ll be sorry…
ref: Hidup berawal dari Mimpi – U’ll Sorry
karya, Fahd Djibran, Bondan Prakoso & Fade2Black
Read More...

Seberapa Jauh Manusia Harus Berjalan Untuk Bisa Disebut Sebagai Manusia?

Seberapa Jauh Manusia Harus Berjalan Untuk Bisa Disebut Sebagai Manusia?
 
Mandira , maafkan aku karena kali ini aku tidak ingin menemui secara langsung---meski sebenarnya banyak sekali yang ingin aku bicarakan dan kita diskusikan. Belakangan ini, ada sesuatu yang membuatku begitu resah. Entah mengapa belakangan ini banyak sekali orang- orang yang dengan mudahnya mengatakan dosa,sesat,neraka,kafir,sambil menunjuk hidung kita yang seolah- seolah manusia paling bangsat di dunia. Lalu , benarkah mereka manusia yang paling suci dan kita adalah manusia yang paling berdosa? Benarkah mereka pembela agama dan wakil Tuhan didunia? Aku tak bisa menjaminnya,mandira. Tetapi entah mengapa nuraniku mengatakan tidak. Melihat mereka,ada sesuatu yang ter-usik di dalam diriku. Mandira,ini lah surat ku. Tegakkanlah punggungmu dan bacalah baik-baik, barangkali kau bisa minum terlebih dahulu karena aku akan menuliskan catatan yang cukup panjang untuk kita diskusikan. Ini tentang mengatakan pada mereka yang berkedok pembela agama,ulama,atau kyai bahwasanya agama bukanlah khotbah-khotbah panjang yang bikin ngantuk---bukan pula upaya-upaya picik melemahkan orang lain,mengkafirkan orang lain,menyalahkan orang lain,dengan serangkaian tindakan yang penuh dengan arogansi dan kebencian.
Aku tak terlalu mengeti soal agama,Mandira, tetapi bukankah agama adalah soal membangunkan kemanusiaan yang tertidur dan membebaskannya menjadi tindakan yang menghidupkan? Kita bisa berdebat panjang soal ini, Mandira. Tapi sudahlah,bukan itu yang penting. Kau bole setuju atau tidak. Sekarang biarkan dulu aku yang bercerita. ****************
Mandira yang baik,aku akan bercerita tentang sebuah kampung bernama Kali Bokong. Sebuah kampung yang unik,mudah-mudahan ia bisa membantuku menjelaskan mengapa agama adalah soal membangunkan rasa kemanusiaan yang tertidur dan membebaskannya menjadi tindakan tindakan yang menghidupkan---bukan semata-mata ritual-ritual yang berbau formalitas atau khotbah-khotbah panjang yang bikin ngantuk itu! Menurutku, mandira, percuma saja kau beribadah siang-malam jungkir-balik menyembah Tuhan mu kalau kau tetap tega membiarkan penindasan dan kemiskinan secara merajalela di sekelilingmu. Percuma saja kau tahajud setiap malam berdo’a membanjiri sajadah dengan air mata sinetron mu sementara tetangga-kiri kanan rumahmu sedang kelaparan dan terpaksa ber-dosa untuk menyambung nafas mereka---dengan mencuri atau merampok, misalnya.
Maka, mandira, tinggalkan lah agama mu jika kau begitu egois untuk menumpuk pahala dan mengejar-ngejar surga bagi dirimu sendiri !
Mandira yang baik,maafkan bila suratku kali ini terbaca begitu emosional. Aku memang sedang marah menghadapi realitas kemanusiaan kita yang kian rapuh ini. Aku pikir,yang terjadi di tengah-tengah kita saat ini bukanlah siapa yang benar dan siapa yang salah---tetapi siapa yang memonopoli kebenaran dan siapa yang tereus menerus di buat salah. Bukan siapa yang baik dan siapa yang penuh dosa—tetapi siapa yang berusaha mengklaim kebaikan-kebaikan secara curang dan egois dan siapa yang terus-menerus di tenggelamkan dalam lumpur ke-dosa-aan. Ah , mandira izinkalah aku menceritakan semuanya melalui perspektif Kali Bokong. Sebutlah nama desa itu kali bokong,sebuah perkampungan nelayan tradisional di daerah utara jawa yang mulai tergerus laju modernitas. Secara demografis,masyarakat bokong terbagi ke dalam dua kelas masyarakat yang berbeda; daerah selatan kali bokong merupakan kompleks perumahan elit yang di huni masyarakat kelas menengah-atas,sementara daerah utara merupakan daerah pemukimam kumuh para nelayan yang miskin. Kedua daerah itu dipisahkan oleh sebuah sungai kecil atau yang biasa di sebut Kali. Yang karena banyak dari penghuni pemukimam nelayan tersebut terbiasa mandi di sana dan kelihatan bokongnya,maka kampung ini dikenal sebagai kampung Kali Bokong. Sebuah Kali eksotis yang kalau kau iseng nongkrong dipinggirnya akan mendapatkan sajian bokong gratis dari mulai ABG sampai nenek-nenek !
Mandira yang manis,disinilah ironi kali bokong baru bisa kita baca segmentasi utara-selatan yang sekaligus juga mencerminkan perbedaan kelas sosial miskin-kaya,ternyata juga menunjukkan pola dan kultur ke agamaan yang berbeda. Masyarakat dari komplek perumahan elit rajin berjama’ah di masjid sekaligus rutin menghadiri pengajian meningguan,sementara masyarakat nelayan yang miskin jangan shalat berjamaa’ah di masjid sedangkan shalat pun mereka tak! Saat remaja-remaja komplek menggelar kegiatan ke agamaan,remaja – remaja anak nelayan malah sibuk menimbang ikan dan sesekali memasang taruhan kecil di pertandingan sepak bola.
Tentunya tidak mengherankan, Mandira. Itulah sebab nya pak ustads seringkali mengutuk mereka sebagi orang yang miskin di dunia dan menderita di akhirat. “kadza al-faqru an yakunna kufarn”,. Pekik pak ustads itu,” sesungguhnya ke-fakir-an itu memang dekat dengan ke-kufur-an---dan itu sangat dekat dengan neraka” sambung pak ustads ber-api – api. “ bukankah mereka yang selama ini merusak citra kampung kita pak ustads?seseroang bertanya dalam acara pengajian. “merekalah yang dngan bebas mengumbar aurat setiap sore saat mandi di tepian kali,dengan bokong kemana – mana!” Para hadirin terkekeh. Cuih ! sungguh merusak tatanan moral ! kata pak ustads sambil menggeleng – gelengkan kepalanya. Para hadirin turut jua menggelengkan kepala. Cerca dan maki membrudal dari mulut mereka. Bukan kah mereka pantas masuk neraka pak ustads? Seseorang tak sabar untuk menghakimi. “Betul” kata pak ustads,sembari mengutip ayat – ayat yang panjang,dalil – dalil yang panjang, “ merekalah yang dilaknat dan apntas masuk neraka! Sambungnya.

PAUSE . sampai disini,cerna dulu cerita ku,Mandira. Tarik nafas,dan pikirkan baik – baik apa yang sudah aku ceritakan. Lalu , kalau pertanyaan yang sama ku ajukan kepadamu. “Benarkah para nelayan miskin dan kelurga nya ini merupakan pendosa yang pantas masuk neraka? Kira – kira apa jawabmu,Mandira yang manis.? ***
Akan tetapi sebelum engkau terburu – buru memberikan jawaban,mandira mari terlebih dahulu kita lanjutkan cerita nya ;
Mandira yang baik, asal kamu tau, kemiskinan yang mereka derita mau tidak mau memaksakan mereka untuk bekerja siang – malam (dan karena mereka ini nelayan,sudah tentu saja mereka ngantor di tengah lautan) sehingga mereka sulit sekali untuk meng-akses masjid dan melakukan shalat apalagi berjama’aah—namun disaat yang bersamaan,mereka tidak memiiliki pemahaman agama yang cukup memadai. Apalagi kemampuan itijihad, fiqhyah untuk men-jama’ shalatnya untuk melakukan shalat di lepas pantai.
ini semacam kutukan yang berat ; sudah miskin,nggak ngerti lagi.
Pertanyaan nya, kalau begini (si) apa kah yang salah?
Kemiskinan dan ketidak mengetian mereka ?!
atau jangan – jangan mereka yang kaya dan berkecukupan terus – menerus memelihara kemiskinan dan ketidak-ngertian mereka?
Bukan kah para nelayan miskin ini nggak tau cara nya bagaimana bisa kaya sekaligus pandai ?
kalau mereka tau cara nya,dan kalau mereka bisa memilih, tentu saja mereka tidak akan memilih untuk miskin dan bodoh,bukan ? menjadi miskin dan bodoh itu menyakitkan,Mandira.--
Sementara itu,para istri dan keluarga nelayan – nelayan miskin ini pun mesti berjuang mati – matian mendirikan tiang – tiang kehidupan mereka yang rapuh!
Kenyataan nya,setiap kali jadwal pengajian tiba, selalu bertepatan dengan tugas mereka menggarami atau menjemur ikan—yang apabila tidak mereka kerjakan, bagaimana lagi cara nya untuk melanjutkan hidup?
Nah , sampai disini, jadi ini salah ibu – ibu yang ikut pengajian atau pak ustads yang bikin jadwal pengajian? Barangkali mandira, inilah yang dikeluhkan jefferey lang dalam sebuah bukunya “ AKU BER IMAN,MAKA AKU BER TANYA” bahwa dalam kondisi - kondisi berat ( seperti kemiskinan,kebodohan,dan ketertindasan) sulit sekali untuk menjalankan agama yang di kunci oleh rigiditas – rigiditas fiqh.
Misalnya soal mereka yang terbiasa mandi di kali dan terlihat bokong nya, kita segera tau jawaban nya bahwa jangankan kamar mandi pribadi sedangkan rumah yang layak untuk mereka tempati saja,tidak punya ! jadi, kalau mereka mandi di kali dan kelihatan auratnya,sebenarnya itu bukan 100% kesalahan mereka dong,toh ternyata mereka tidak punya pilihan lain,bukan? ***
Mandira , sampai disini barangkali suratku ini memang akan terbaca sebagai kritik yang nyinyir. Atau setidaknya kemarahan yang Naif. Setidaknya sampai kita membaca realitas oposisional nya. Di pemukiman masyarakat menengah dan kaya di kali bokong kita akan melihat pemandangan yang benar – benar kontras dengan apa yang tadi kita bicarakan tentang kehidupan kau nelayan ;
1. Masjid yang berdiiri megah menghambiskan dana yang hampir menembus bilangan miliar hasil sumbangan warga,
2. Koperasi yang dikelola oleh pejabat desa yang justru ber orientasi pada pengembangan ekonomi yang sama sekali tak menyentuh para nelayan—alih – alih merumuskan skema ekonomi yang bisa meringankan kehiidupan para nelayan,mereka malah sibuk arisan mobil atau arisan umroh,
3. Masyarakat yang menyelesaikan makan siang dan malam nya dengan perut kenyang dan berpiring – piring makanan sisa,berbelanja tiap akhir pekan,dan merayakan pesta ulang tahun anak mereka yang masih balita dengan biaya puluhan juta rupiah,
4. Ustadz yang memiliki rumah megah,mobil mewah,harta berlimpah serta istri di sana sini dan dengan se enak nya menunjuk hidung mereka yang (di) miskin (kan) sebagai kaum yang tak pandai bersyukur dan lebih dekat pada kekufuran, juga
5. Tentunya pejabat – pejabat kaya yang tak pernah mau mengerti dab menyadari bahwa keimanan tidak semata- mata di ukur dengan kemampuan menjalankan ibadah dengan harta yang berlimpah ! Tapi mandira,bukankah mereka ini yang diam – diam sepakat untuk memelihara (jurang) kemiskinan dan membuat para nelayan terus – menerus berdosa? Kalau para nelayan patas masuk neraka,bukankah mereka ini telah menjerumuskannya,mandira ?
ENTAHLAH !
Berawal dari sinilah, Mandira, barangkali pertanyaan abdou filla-anshari sangat relevan dalam konteks kali bokong?
Bukankah semua agama pada mulanya hadir untuk membela mereka yang tertindas?
Jadi, kalau agama di jadikan sebagai instrumen pendukung untuk melanggengkan kekayaan dan kekuasaan dan memilihara kemiskinan dan kebodohan,dengan iming – iming pahala – surga dan ancaman dosa mereka, siapakah yang sebenarnya pantas masuk neraka?
Pertanyaan ini mungkin menjadi sulit untuk dijawab sebab kali bokong ini memang benar – benar menyajikan medan tafsir yang liar, Mandira.
Tapi setidaknya sampai kita yakin dan percaya bagwa agama memang sangat membenci kelompoj yang melakukan kerja – kerja sistematis untuk membuat orang – orang miskin,lemah dan tertindas agar tetap miskin dan teraniaya—sekali pun mereka rajin beribadah!
Sebagaimana yang bisa kita baca dalaam al-qura’an surat al-ma’un ayat 1 – 7. Aku bukan berusaha kelihatan agamis dengan mengutip ayat – ayat dari kitab suci, Mandira—tetapi ini penting untuk dipahami ; أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ ﴿١﴾ فَذَلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ ﴿٢﴾ وَلَا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ ﴿٣﴾ فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ ﴿٤﴾ الَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ ﴿٥﴾ الَّذِينَ هُمْ يُرَاؤُونَ ﴿٦﴾ وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ ﴿٧
﴾Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, orang-orang yang berbuat riya. dan enggan (menolong dengan) barang berguna.(Qs.al-maun 1- 7 ).
Meskipun surga dan neraka memang otoritas Tuhan sepenuhnya untuk menentukan, dengan menjadikan Al – maun sebagai ideal moral, setidaknya kita bisa tahu dan , mengerti bahwa Tuhan lebih membenci mereka yang shalat tetapi mengabaikan fungsi sosialnya untuk menyelamatkan kaum miskin dan tertindas ( diwakili oleh personifikasi anak yatim ) dan jurang kemiskinan , kebodohan, dan ketertindasan yang melilit mereka. Bahkan Tuhan menggolongkan mereka kedalam kelompok yang mendustakan agama ( ayat 1 ) dan mereka itu lah yang celaka ( ayat 5 ) sebab tidak mengaktualisasikan dan mentransformasikan shalat mereka ke dalam tindakan – tindakan dan berpihak pada keadilan sosial.
Ah, mandira,sebenarnya aku tak betul – betul mengeti dengan semua ini. Terlepas dari setuju atau tidak , Kali bokong ada;ah potret yang mengajarkan kita untuk melihat masalah – masalah dan tantangan ke agamaan yang dewasa ini jauh lebih kompleks mandira.
Agama bukan semata – mata hitam dan putih yang melulu pahala dan dosa,halal dan haram; Agama adalah risalah yang diturunkan Tuhan kepada para Rasul dan Nabi dalam rangka mewujudkan kemashalatan kehidupan dunia dan akhirat! Tak Tertolak !
Mandira yang baik,maafkan jika surat kali ini membuat mu mengerutkan dahi. Tapi , ini lah keresahanku. Sebelum akhiri surat ini, ada baiknya kau melihat kali bokong dalam spektrum dan kenyataan yang lebih luas , inilah sekarang yang terjadi di seluruh dunia.
Perbaikan pendidikan – dasar untuk semua di negara – negara berkembang memerlukan dana sebesar $6 miliar per tahun, jumlah yang sangat terbatas apabila dibandingkan $8 miliiar dana yang d habis kan untuk belanja kosmetik di AS saja. Instalasi air dan anitasi di negara – negara berkembang memerlukan dana sebesar $9 milliar sedangkan konsumsi es krim menghabiskan dana sebesar $11 milliar di eropa saja. Pemeliharaan kesehatan dan nutrisi $13 millliar sementara $ 17 milliar di habiskan untuk membeli makanan hewan peliharaan ( kucing dan anjing ) di eropa dan As saja.
Mandira , masalahnya jika hewan di negara – negara maju memperoleh perlakuan dan uang yang lebih banyak dari pada sebagian umat manusia di seluruh dunia, pasti ada yang salah dengan rasa kemanusiaan kita !
demikian juga apabila kemiskinan dunia memilukan sudah begitu luas, sementara lebih dari $35 miliar di habiskan untuk bisnis hiburan di jepang atau $105 miliar untuk komsumsi alkohol di eropa, pasti ada yang salah dengan semua ini, Apakah kita semua masih manusia, Mandira?
Benar rasa nya lirik sebuah lagu, Save Our Soul ( S.O.S ) . lagu itu menurutku,bukan hanya mempersoalkan ketidakadilan sosial di tengah – tengah kita,tetapi juga absen nya nurani dan kepekaan jiwa dari kehidupan masing – masing kita . Kita semua,mandira kau dan aku,mau tak mau harujs bergerak untuk menghentikan semua ini. Kita harus mengubah dunia yang salah. Meski tampak naif,setidaknya bisa kita mulai dengan bersikap adil pada diri sendiri,berkasih sayang dan bertolong – menolong pada sesama ---- menyelamaykan rasa kemanusiaan yang tersisa!
Mandira ,kita ber-agama tetapi pikiran dan perilaku kita bergitu picik dan penuh kecurangan. Bagaimana mungkin agama yang kita anut tidak memiliki pengaruh apapun pada perilaku sosial kita sehari – hari ?
bagaimana kita bisa sedemikian tenang melihat kesmikinan, kelaparan , dan penderitaan dimana – mana ?
bagaimana bisa kita tenang – tenang saja mendapati tetangga lota menangis kelaparan, saudara – saudara kita menderita dalam jeratan kemiskinan?! Ahhhhhrrrr.
Mandira, agama seharusnya bisa membangun kan kita yang tertidur dan membebaskan nya menjadi tindakan yang “ menghidupkan”.
Agama adalah soal memberi kemashalatan bagi semua,menjadi rahmat dan penyebar kasih sayang seluruh semesta – tak tertolak !
Barangkali kita bisa memulai semuanya dari diri kita masing – masing , Mandira – Tidak jauh dari rumahmu yang megah,lebih dari 40 keluarga miskin yang hidup serba kekurangan.
Di ujung jalan pusat perbelanjaan tempatmu menghabiskan puluhan lembar uang seratus ribuan,seorang nenek tengah mengemis uang recehan.
Beberapa blok dari restoran tempat mu makan enak,balita yang kelaparan menunggu ayahnya seorang pengamen membawakan nasi bungkus sisa makan siang,
DIDEPAN UNIVERSITAS KEBANGGAAN,UNIVERSITAS YANG MEGAH TEMPATMU MENGANTUK DAN MENGBROL PULUHAN ANAK JALANAN MENDAMBAKAN PENDIDIKAN LAYAK YANG TELAH LAMA TERPAKSA MEREKA TINGGALKAN.
Sederhana saja mandira, jika kau membantu satu saja orang yang paling membutuhkan di dekat mu, aku yakin kemiskinan yang membunuh dan ketidak adilan yang menyakitkan ini akan sedikit demi sedikit berkurang dan teratasi.
Aku yakin kita bisa memberikan andil penting, yang meskipun kecil bagi terwujudnya keadilan sosial dan tegaknya rasa kemanusiaan.
Wake up everyone, Cause now it’s time to face the revolution! Save our soul.. we need a new world!
Save our soul..
we ready for changes!
Save our soul..
prepare yourself for Revolution!
Inilah saatya untuk berubah, Mandira. Inilah saatnya untuk menjadi manusia yang memanusiakan manusia lainnya. Bangunlah bergeraklah dan mulailah melakukan perubahan!
Jadi, Seberapa jauh manusia harus berjalan untuk bisa di sebut sebagai manusia, Mandiria ?
Teruslah berjalan, Mandira, maka akan kau temui disana anak – anak yang menangis, orang – orang yang tertindas dan di lemahkan, kemiskinan yang menyakitkan dan membunuh, serta rasa sakit yang melilit.
Disanalah jiwa dan nurani kita terpanggil,membisikkan suara – suara untuk melakukan tindakan penyelamatan,memberi kemashalatan bagi sesama, menjadi rahmat dan penyebar kasih sayang bagi seluruh semesta.
Saat itu lah kau akan mendapatkan nubuat sebagai khalifah, wakil tuhan di muka bumi !
WAKE UP EVERYONE CAUSE NOW IT’S TIME TO FACE THE REVOLUTION ! Fahd djibran,hidup berawal dari mimpi,hal 161-179.
Read More...